Valencia Resmi tebus Simone Zaza Secara Permanen

Lewat pernyataan resminya juga, Los Che mengkonfirmasi bahwa penyerang Internasional Italia tersebut telah sepakat untuk kontrak panjang berdurasi empat tahun. Klub Spanyol juga memastikan bahwa kontrak tersebut baru berlaku mulai 1 Juli mendatang.

Kendati belum genap satu tahun teruji kualitasnya, namun los Che sudah yakin akan kemampuan penyerang internasional Italia, Simone Zaza. Buktinya, Valencia baru saja resmi menetapkan status eks Juventus itu sebagai pemain Permanen.

Sebagaimana diketahui, Zaza adalah pemain Juventus pada awalnya, dimana dia didatangkan dari Sassuolo. Karirnya di Juve cukup bagus, namun jarang mendapatkan kesempatan tampil reguler, dan akhirnya kedatangan Gonzalo Higuain membuat Zaza memutuskan untuk hengkang pada musim panas kemarin.

Zaza awalnya dipinjamkan saja ke West Ham United, akan tetapi karirnya di ajang Premier League bisa dibilang gagal, karena dari 11 pertandingan, sang pemain tak mampu mencetak satu gol pun. Akhirnya, pada januari 2017 lalu, Zaza sepakat dipinjamkan ke Spanyol, dimana dia bermain bagi Valencia.

Bersama Los Che, karirnya justru membaik, dimana dia mencetak 4 gol dari 14 pertandingan di semua ajang sejauh ini, membantu klub menjauhi Zona Degradasi di klasemen sementara La Liga. Tak heran jika pihak Valencia kemudian merasa puas dengan performa sang pemain dan menebusnya secara permanen dari Juventus.

“Simone Zaza akan jadi pemain Valencia Secara permanen mulai 1 Juli 2017, sesuai dengan kesepakatan pinjaman pemain dari Juventus. Kontrak striker Italia itu akan berakhir pada Juni 2021,” Demikian pernyataan resmi dari Valencia, pada Selasa 11 April 2017 waktu setempat.

Valencia sendiri saat ini menempati peringkat ke-12 di klasemen sementara La Liga Spanyol, mereka cukup aman dari Ancaman Degradasi.

Wenger Akui Kini Peluang Ke Liga Champion semakin Menipis

Manajer asal Prancis mengerti akan kemarahan dan kekecewaan para fans, namun Wenger menegaskan bahwa timnya datang ke Selhust Park untuk memenangkan pertandingan bukan malah terkapar tak Berdaya. Diakuinya, kekalahan tersebut semakin menjauhkan timnya dari Zona Liga Champions.

Arsene Wenger bicara mengenai kekalahan yang baru saja menimpa tim asuhannya saat bertandang ke Selhust Park Stadium. Diakui Wenger kekalahan yang cukup mengejutkan itu akan membuat Arsenal semakin menjauhi peluang dapatkan tiket ke ajang Liga Champions Eropa musim depan.

Bermain di markas lawan, yang notabenenya adalah tim papan bawah di klasemen Premier League saat ini, Arsenal Secara mengejutkan digempur tanpa ampun dengan gelontoran tiga gol sepanjang laga. Masing-masing gol dicetak oleh yohan Cabaye, Andros Townsen dan Luka milivojevic. Sedangkan para pemain Arsenal, bahkan Alexis Sanchez sekalipun tidak mampu membalas satu gol pun sampai laga berakhir.

Akibatnya, kekalahan ini membuat meriam london terpuruk di peringkat enam, dan sekarang tujuh poin memisahkan mereka dengan Zona Liga Champions Eropa di klasemen sementara. Situasi tersebut diakui Wenger membuat Arsenal semakin sulit mendapati tiket ke ajang tahunan itu musim depan.

“tentu saja kekalahan ini sangat mengancam kami, itu sangat berdampak terhadap peluang kami untuk finish di empat besar, saya juga paham kekecewaan para fans kami, namun tim ini datang ke sini dengan harapan dan tekad memenangkan pertandingan. Tiap kekalahan akan menjadi kecemasan yang besar”

“Saya telah menangani Arsenal lebih dari seribu pertandingan, dan kami tidak terbiasa kalah, jadi jelas ini adalah kecemasan yang besar” Kata Wenger kepada reporter.

Buffon ingin Orang-Orang Bersedih saat dirinya Pensiun

Buffon ingin Orang-Orang Bersedih saat dirinya Pensiun

Namun The Superman tidak tahu, apakah dia bisa mewujudkan keinginannya itu atau tidak, tapi satu hal yang pasti, dia selalu berusaha tampil dengan performa terbaik, tidak menunjukkan kepada publik bahwa usianya sudah tidak muda lagi.

Kiper sekaligus Kapten Juventus, Gianluigi Buffon, kembali berbicara mengenai rencana nya untuk gantung sepatu dari karirnya sebagai pemain sepakbola Professional. Siapa sangka, eks parma ini memiliki ambisi pribadi, dimana dia ingin agar orang-orang merasa sedih ketika dia harus meninggalkan sepakbola.

Sebagaimana diketahui, Buffon yang kini telah berusia 39 tahun memang diprediksi akan pensiun musim depan, atau tepatnya selepas Piala Dunia 2018 Rusia bersama timnas Italia, dia juga telah mendunda keputusannya untuk gantung sepatu musim ini. Sebelumnya, sang kapten sempat menjamin akan pensiun jika sukses catatkan Cleansheet melawan Barcelona di dua leg perempat final kemarin.

Setelah mengubah keputusannya, kini Buffon punya ambisi pribadi lain, dia ingin agar orang-orang turut bersedih melihatnya meninggalkan kegemilangan sepakbola saat gantung sepatu nanti.

“Dalam setiap pertandingan, saya selalu ingin menunjukkan bahwa saya memang pantas untuk bermain pada level ini kendatipun usia saya sudah tidak muda lagi. Saya bekerja keras tiap hari untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Dan ketika saya berhenti nanti, saya ingin orang-orang bersedih karenanya”

“Saya sendiri tidak tahu, apakah saya bakal mampu mewujudkan prediksi bola tersebut nantinya, atau tidak, namun bermain di tim seperti ini sangat membantu. Hal yang terpenting adalah saya siap ketika tim membutuhkan saya. Selama saya bisa melakukan itu, saya merasa puas dan senang “ Demikian kata Buffon kepada laman resmi UEFA.

Buffon menjadi pahlawan kemenangan 0-2 yang diraih Juventus melawan AS Monaco kemarin dengan mencatatkan cleansheet lewat beberapa penyelamatan gemilang.

Mourinho Tak Bisa Beri Jaminan kepada Martial

Menurut sang manajer, opsi yang dimiliki United pada posisi penyerang sangatlah banyak, sehingga striker asal Prancis itu harus berusaha untuk menampilkan performa yang lebih baik ketimbang penyerang lain jika ingin mendapatkan kesempatan bermain.

Anthony Martial dipastikan tetap bertahan di Manchester United, sebagaimana bursa transfer januari telah ditutup sepenuhnya. Meski akhirnya bertahan di Old Trafford, namun pelatih Jose Mourinho tidak bisa memberikan jaminan kepada sang pemain untuk mendapatkan satu tempat di tim utama atau mendapat kesempatan bermain reguler.

Sebagaimana diketahui, Anthony Martial didatangkan Manchester United dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas tahun 2015 lalu dengan banderol senilai 60 Juta Euro ketika itu. Harga yang sangat tinggi untuk pemain kurang berpengalaman dan tidak terlalu populer itu dinilai sebagai sebuah kesalahan oleh sejumlah pihak.

Namun, Martial berhasil memungkam keraguan sejumlah pihak lewat performa gemilangnya di sejumlah laga debut, dia bahkan kerap menjadi pilihan utama klub yang saat itu masih ditangani Louis Van Gaal. Sayang sekali bagi Martial, kehadiran Jose mourinho membuatnya menjadi pilihan nomor tiga di posisi striker, karena klub telah mendatangkan Zlatan Ibrahimovic yang dipilih untuk menjadi striker utama, sementara Marcus Rashford sebagai striker kedua.

Terkait hal ini, manajer Jose Mourinho mengakui bahwa dia tidak bisa memberikan jaminan bermain reguler kepada pemain Prancis tersebut.

“Martial harus bermain lebih baik dibandingkan pemain lain, yang juga sama-sama bersaing dengan dia untuk posisi tersebut, terlebih di posisinya, kami punya banyak pilihan” Demikian kata Mourinho dalam jumpa pers.

Martial sendiri sempat dikaitkan dengan sejumlah klub pada bursa transfer musim dingin kemarin, namun yang bersangkutan tak meninggalkan Old Trafford.

Ryan Mason Akui Beruntung Masih Hidup

Ryan Mason Akui Beruntung Masih Hidup

Gelandang berusia 25 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada setiap dukungan yang telah diberikan sejumlah pihak terhadapnya, termasuk tim medis Hull City dan Chelsea yang memberikan perawatan cepat dan tanggap, karena jika tidak, mungkin hanya nama yang tersisa dari dirinya saat ini.

Ryan Mason, gelandang Hull city ini mengakui bahwa dirinya cukup beruntung karena masih bisa bernafas saat ini. Tentu saja, perkataannya tersebut tak terlepas dari insiden benturan kepala yang membuat tulang tengkoraknya mengalami keretakkan beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Mason berbenturan dengan Gary Cahill dalam partai Liga primer Inggris beberapa waktu lalu, saat laga baru berjalan 13 menit, semua pemain dihebohkan dengan situasi mason yang mengalami pendarahan pada kepalanya. Hasil tes medis terdekat memperlihatkan bahwa sang pemain mengalami retak pada tulang tengkoraknya, dia pun langsung dilarikan ke Rumah sakit.

Setelah perawatan yang cukup Intesif dalam beberapa pekan terakhir, pada akhirnya Mason sudah diperbolehkan pulang dan memulai proses pemulihan di kediamannya. Sang pemain pun kemudian merilis pernyataan terbaru yang berisi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama masa perawatan.

“Saya ingin bilang terima kasih kepada setiap pihak yang mendukung saya atau keluarga saya selama satu pekan terakhir. Perasaan emosional saya rasakan saat ini, karena saya merasa beruntun tetap bisa melanjutkan hidup, tapi saya senang untuk mengatakan bahwa sekarang saya sudah berada di rumah dan menjalani proses pemulihan”

“Tunangan dan Keluarga saya mendapati banyak pesan dukungan selama sepekan terakhir, saya berterima kasih kepada kalian semua, klub, sesama pemain, juga para fans , dukungan juga datang dari masyarakat umum di seluruh dunia, itu semua memberikan saya kekuatan yang tidak bisa saya katakan betapa berartinya hal tersebut” Demikian kata mason lewat akun twitter pribadinya.

Ditahan Imbang Chelsea, Jurgen klopp justru Senang

Ditahan Imbang Chelsea, Jurgen klopp justru Senang

Menurut manajer asal Jerman tersebut, Chelsea tidak memainkan performa yang hebat seperti biasanya, tapi itu bukan karena penurunan performa tim arahan Antonio Conte, namun murni karena performa para pemainnya yang bagus di sepanjang laga tersebut, jadi Klopp tetap puas.

Liverpool gagal memanfaatkan momentum laga kontra Chelsea sebagai tanda Comeback mereka selepas sederet hasil mengecewakan didapat. Bermain di kandang sendiri, kedua tim harus berbagi angka, setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Terkait dengan hasil akhir pertandingan tersebut, manajer Jurgen Klopp justru mengaku tetap puas.

Sebagaimana diketahui, dalam pertandingan yang berlangsung dinihari tadi (01/02) waktu setempat itu, Chelsea lebih dulu membungkam dukungan tim tuan rumah lewat sepakan bebas David Luiz yang merobek jala Simon Mignolet saat laga telah memasuki menit ke-21. Beruntung bagi Liverpool, karena di babak kedua, mereka berhasil gagalkan kemenangan tim tamu setelah sundulan Georginio Wijnaldium merangsek masuk ke gawang Courtois.

Hasil imbang ini mungkin sedikit mengecewakan bagi kedua kubu, namun tidak demikian dengan Liverpool. Manajer Jurgen klopp justru merasa puas dengan jalannya pertandinga tersebut, dimana performa para pemainnya sangat memuaskan menurutnya.

“Saya sendiri tak yakin, apakah bahagia adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya sekarang ini, namun satu hal yang jelas, saya puas pada penampilan karena pemain melakukannya tugasnya sangat baik melawan tim yang benar-benar kuat. Dalam beberapa menit mereka menebar ancaman, tapi mereka tidak sekuat biasany, dan menurut saya, hal tersebut karena para pemain kami bermain bagus. ”

“Kami memberikan sinyal penting untuk fans bahwa kami masih ada. Kami kalah di sejumlah laga dan tidak tampil bagus. Menurut saya, kekuatan luar biasa yang dimiliki klub ini harus terus ditingkatkan. Tidak semuanya buruk karena Anda kalah di pertandingan. Respon yang ditunjukkan oleh para pemain sangat luar biasa. Mari lakukan yang terbaik. Kami akan berjuang untuk setiap poin, dan saya rasa, semua orang tahu akan hal tersebut.” katanya kepada BT Sport.

David Luiz Mengaku Tak Pernah Latihan Free Kick

David Luiz Mengaku Tak Pernah Latihan Free Kick

Bek asal Brazil itu mengaku sedang tidak berada dalam kondisi terbaik untuk mengasah skill tendangan bebasnya, jadi dia sama sekali tidak melakukan latihan tendangan bebas sebelum berhasil mencetak gol tendangan bebas ke gawang Liverpool.

Chelsea gagal melanjutkan catatan kemenangan beruntun mereka setelah hanya bermain imbang kontra Liverpool dinihari tadi (01/02) waktu setempat di Anfield. David Luiz menjadi satu-satunya pencetak gol dari pihak Chelsea lewat situasi Set Piece, namun sang pemain sendiri mengaku bahwa dirinya tak pernah mengasah kemampuan tendangan bebas sebelumnya.

Seperti diketahui, Anfield Stadium dipenuhi para pendukung Liverpool dalam lanjutan Premier League tengah pekan ini, mengingat tim kesayangan mereka tengah merancang strategi untuk dapatkan momen yang tepat sebagai laga comeback. Ya, The Reds berhadapan dengan Chelsea, yang merupakan tim pemuncak klasemen sementara premier league musim ini.

Pertandingan super big match itu sendiri berkesudahan dengan skor imbang 1-1, dimana kedua tim terpaksa harus berbagi poin. Namun, terlepas dari hasil akhir, patut diacungi jempol gol pembuka laga yang dicetak oleh David Luiz. Bek Chelsea ini menjebol gawang Simon Mignolet lewat tendangan bebasnya.

Namun, fakta unik terungkap setelah David Luiz angkat bicara mengenai gol tersebut, dimana ternyata dia tidak pernah mengasah kemampuan tendangan bebas sebelumnya. Hal ini bukan tanpa alasan, situasi pada lututnya mengharuskan Luiz untuk tidak mencoba mengasah skill Free Kicknya dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya pikir kadang Anda harus mencoba kejutan. Saya tidak dalam momen terbaik untuk mengambil tendangan bebas karena lutut saya tidak begitu bagus jadi saya tidak banyak latihan. Saya pikir tendangan bebas adalah otomatis dan Anda butuh latihan tapi kadang di pertandingan Anda harus merasakan permainan dan melihat kesempatan.” kata Luiz kepada BT Sport.

Andrea Ranocchia Senang Dipinjamkan ke Hull City

Andrea Ranocchia Senang Dipinjamkan ke Hull City

Defender asal Italia itu didatangkan The Tiger dengan status pinjaman sampai akhir musim nanti. Sang pemain sendiri mengaku senang karena bisa mencicipi Liga Primer Inggris yang menurutnya adalah Liga terbaik dunia saat ini. Dia siap memberikan yang terbaik bagi Hull City.

Andrea Ranocchia, bek Internasional Italia ini akhirnya dilepas Inter Milan setelah lebih sering menepi dari tim utama. Sang pemain dilepas ke Liga Primer Inggris untuk bermain bagi Hull city. Setelah resmi berkostum The Tiger, Rannochia sendiri mengaku senang.

Sebagai informasi, bek berusia 28 tahun tersebut merapat ke Inter Milan sejak tahun 2010 silam, usai ditebus dari Genoa. Dia sempat lebih dulu dipijamkan ke genoa selama satu musim sebelum akhirnya ditarik kembali oleh Inter Milan. Sebenarnya, sang pemain sempat menjadi pilihan utama La Beneamata, namun sejak awal musim ini, dia justru terpinggirkan dari skuat utama.

Akhirnya, demi memberikan kesempatan bermain yang lebih banyak bagi sang pemain, Inter kemudian meminjamkannya ke Liga Primer Inggris, setelah tercapainya kesepakatan dengan Hull City. Nantinya, Ranocchia akan menghabiskan waktu selama enam bulan bermain bagi The Tiger. Terkait kepindahannya ini, Ranocchia pun mengaku antusias.

”tentu saja, saya merasa senang karena bisa berada di sini, dan saya sudah siap untuk bermain. Bukan sebuah keputusan yang sulit untuk datang ke Hull, karena saya tahu bahwa tim ini bermain di liga terbaik dunia, jadi tentu saya senang memiliki kesempatan bermain di sini”

Saya ingin memiliki kontribusi yang besar bagi tim dan tentu ini adalah kesempatan yang besar bagi saya untuk bisa bermain di ajang Premier League. Liga ini terkenal di seluruh penjuru dunia, dan saya telah menyaksikan tiga laga terakhir Hull, pelatih di sini sangat baik, tim juga punya sejumlah pemain yang bagus” Ujarnya sebagaimana dilansir laman resmi Hull City.

Kalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan Scudetto

Kalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan ScudettoKalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan Scudetto

Pendapat itu datang dari striker anyar Bianconneri, Gonzalo Higuain, dimana pemain asal Argentina mengakui kehebatan Inter Milan yang sukses catatkan kemenangan beruntun dalam beberapa pertandingan terakhir.

Juara bertahan Serie A Italia, Juventus, akan berhadapan dengan inter milan pada Giornata ke-23 akhir pekan ini. Jelang pertandingan tersebut, Bianconneri dipercaya akan semakin dekat dengan Scudetto jika berhasil mengalahkan tim arahan Stefano Pioli nantinya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Juventus duduk di peringkat pertama klasemen sementara dengan keunggulan tiga poin dari rival terdekatnya, AS Roma dan masih punya satu pertandingan yang dimainkan. Sementara Nerazzurri berada dalam tren apik menyusul rentetan tujuh kemenangan beruntun sehingga membuat tim arahan Stefano Pioli berada di peringkat ke-4.

Performa gemilang yang ditunjukkan Inter Milan dalam beberapa pekan terakhir membuat Buffon menyanjung sang rival. Terkait hal ini, striker ayar Juve, Gonzalo Higuain sependapat dengan Buffon, dengan mengakui Inter sebagai kekuatan yang harus diwaspadai. Tapi, menurutnya, jika sukses kalahkan La Beneamata, maka Juve akan semakin dekat dengan scudetto keenam beruntun.

“Pujian Buffon kepada Inter memang benar adanya. Tetapi, jika kami memang berhasil mengalahkan mereka pada pertemuan akhir pekan ini, itu akan menjadi batu loncatan besar bagi kami untuk memenangi Scudetto. Ini akan menjadi laga yang sulit. Penting untuk bertanding dengan sikap yang tepat. Mereka adalah tim yang hebat, punya sejarah yang besar dan telah memenangkan banyak trofi, mereka pantas mendapatkan respect,” ungkap Higuain dalam jumpa pers.

Adapun, Gonzalo Higuain sendiri menampilkan performa yang gemilang musim ini, dia mencetak 15 goil dari 21 penampilan di Serie A Italia, menjadikannya sebagai topksor sementara bersama Mauro Icardi (Inter) dan Edin Dzeko (Roma).

Leicester City resmi Datangkan Molla Wague

Leicester City resmi Datangkan Molla Wague

Bek tengah asal Mali itu didatangkan dari Udinese, tentu saja, atas Seizin dari Granada yang merupakan klub pemilik sang pemain, Wague sendiri mengaku senang karena direkrut Manchester city, dan dia tak sabar segera memulai tantangan di Liga Primer Inggris bersama dengan Sang Juara bertahan.

Deadline day pada bursa transfer musim dingin tahun ini sangat dimanfaatkan sejumlah klub, termasuk salah satunya juara bertahan Premier League, Leicester City. Ya, The Foxes baru saja mencapai kata sepakat untuk bek tengah asal Mali bernama Molla Wague, tepat di hari terakhir bursa transfer musim dingin ini.

Sebagaimana diketahui, Leicester City memang tengah berada dalam tren yang tidak bagus. Berstatus sebagai juara bertahan, The Foxes faktanya hanya menempati peringkat ke-15 klasemen sementara, dan musim ini, dipastikan mereka berjuang terhindar dari Jurang degradasi. Tak Ayal, situasi ini memaksa pihak manajemen klub mendatangkan amunisi anyar pada kesempatan bursa transfer musim dingin.

Setelah sempat dikaitkan dengan sejumlah nama pemain, pada akhirnya tim arahan Claudio Ranieri ini mendatangkan sosok yang justru tidak pernah dikaitkan dengan mereka, dia adalah bek tengah asal Mali, Molla Wague. Ya, pemain berusia 21 tahun itu didatangkan dari Udinese, namun atas izin dari Granada yang merupakan pemilik asli dari sang pemain.

Molla Wague nanti bermain sebagai pinjaman selama setengah musim atau sampai akhir musim nanti. Sang pemain sendiri mengaku senang karena berkesempatan menjajal Liga Primer Inggris.

“Saya senang berada di Leicester City dan tak sabar untuk segara bermain. Ini adalah klub yang luar biasa dan saya senang untuk memiliki kesempatan mempertunjukkan kemampuan saya di Liga Primer bersama sang juara.”

“Saya selalu ingin bermain di Inggris jadi saya tak sabar untuk menatap ke depan dan mengenal rekan baru saya dalam beberapa pekan ke depan. Saya akan bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan saya dan ketika itu tiba, saya harap saya bisa memberikan segalanya untuk membantu tim.” ujarnya kepada laman resmi klub.