Mourinho Tak Bisa Beri Jaminan kepada Martial

Menurut sang manajer, opsi yang dimiliki United pada posisi penyerang sangatlah banyak, sehingga striker asal Prancis itu harus berusaha untuk menampilkan performa yang lebih baik ketimbang penyerang lain jika ingin mendapatkan kesempatan bermain.

Anthony Martial dipastikan tetap bertahan di Manchester United, sebagaimana bursa transfer januari telah ditutup sepenuhnya. Meski akhirnya bertahan di Old Trafford, namun pelatih Jose Mourinho tidak bisa memberikan jaminan kepada sang pemain untuk mendapatkan satu tempat di tim utama atau mendapat kesempatan bermain reguler.

Sebagaimana diketahui, Anthony Martial didatangkan Manchester United dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas tahun 2015 lalu dengan banderol senilai 60 Juta Euro ketika itu. Harga yang sangat tinggi untuk pemain kurang berpengalaman dan tidak terlalu populer itu dinilai sebagai sebuah kesalahan oleh sejumlah pihak.

Namun, Martial berhasil memungkam keraguan sejumlah pihak lewat performa gemilangnya di sejumlah laga debut, dia bahkan kerap menjadi pilihan utama klub yang saat itu masih ditangani Louis Van Gaal. Sayang sekali bagi Martial, kehadiran Jose mourinho membuatnya menjadi pilihan nomor tiga di posisi striker, karena klub telah mendatangkan Zlatan Ibrahimovic yang dipilih untuk menjadi striker utama, sementara Marcus Rashford sebagai striker kedua.

Terkait hal ini, manajer Jose Mourinho mengakui bahwa dia tidak bisa memberikan jaminan bermain reguler kepada pemain Prancis tersebut.

“Martial harus bermain lebih baik dibandingkan pemain lain, yang juga sama-sama bersaing dengan dia untuk posisi tersebut, terlebih di posisinya, kami punya banyak pilihan” Demikian kata Mourinho dalam jumpa pers.

Martial sendiri sempat dikaitkan dengan sejumlah klub pada bursa transfer musim dingin kemarin, namun yang bersangkutan tak meninggalkan Old Trafford.

Ryan Mason Akui Beruntung Masih Hidup

Ryan Mason Akui Beruntung Masih Hidup

Gelandang berusia 25 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada setiap dukungan yang telah diberikan sejumlah pihak terhadapnya, termasuk tim medis Hull City dan Chelsea yang memberikan perawatan cepat dan tanggap, karena jika tidak, mungkin hanya nama yang tersisa dari dirinya saat ini.

Ryan Mason, gelandang Hull city ini mengakui bahwa dirinya cukup beruntung karena masih bisa bernafas saat ini. Tentu saja, perkataannya tersebut tak terlepas dari insiden benturan kepala yang membuat tulang tengkoraknya mengalami keretakkan beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Mason berbenturan dengan Gary Cahill dalam partai Liga primer Inggris beberapa waktu lalu, saat laga baru berjalan 13 menit, semua pemain dihebohkan dengan situasi mason yang mengalami pendarahan pada kepalanya. Hasil tes medis terdekat memperlihatkan bahwa sang pemain mengalami retak pada tulang tengkoraknya, dia pun langsung dilarikan ke Rumah sakit.

Setelah perawatan yang cukup Intesif dalam beberapa pekan terakhir, pada akhirnya Mason sudah diperbolehkan pulang dan memulai proses pemulihan di kediamannya. Sang pemain pun kemudian merilis pernyataan terbaru yang berisi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama masa perawatan.

“Saya ingin bilang terima kasih kepada setiap pihak yang mendukung saya atau keluarga saya selama satu pekan terakhir. Perasaan emosional saya rasakan saat ini, karena saya merasa beruntun tetap bisa melanjutkan hidup, tapi saya senang untuk mengatakan bahwa sekarang saya sudah berada di rumah dan menjalani proses pemulihan”

“Tunangan dan Keluarga saya mendapati banyak pesan dukungan selama sepekan terakhir, saya berterima kasih kepada kalian semua, klub, sesama pemain, juga para fans , dukungan juga datang dari masyarakat umum di seluruh dunia, itu semua memberikan saya kekuatan yang tidak bisa saya katakan betapa berartinya hal tersebut” Demikian kata mason lewat akun twitter pribadinya.

Ditahan Imbang Chelsea, Jurgen klopp justru Senang

Ditahan Imbang Chelsea, Jurgen klopp justru Senang

Menurut manajer asal Jerman tersebut, Chelsea tidak memainkan performa yang hebat seperti biasanya, tapi itu bukan karena penurunan performa tim arahan Antonio Conte, namun murni karena performa para pemainnya yang bagus di sepanjang laga tersebut, jadi Klopp tetap puas.

Liverpool gagal memanfaatkan momentum laga kontra Chelsea sebagai tanda Comeback mereka selepas sederet hasil mengecewakan didapat. Bermain di kandang sendiri, kedua tim harus berbagi angka, setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Terkait dengan hasil akhir pertandingan tersebut, manajer Jurgen Klopp justru mengaku tetap puas.

Sebagaimana diketahui, dalam pertandingan yang berlangsung dinihari tadi (01/02) waktu setempat itu, Chelsea lebih dulu membungkam dukungan tim tuan rumah lewat sepakan bebas David Luiz yang merobek jala Simon Mignolet saat laga telah memasuki menit ke-21. Beruntung bagi Liverpool, karena di babak kedua, mereka berhasil gagalkan kemenangan tim tamu setelah sundulan Georginio Wijnaldium merangsek masuk ke gawang Courtois.

Hasil imbang ini mungkin sedikit mengecewakan bagi kedua kubu, namun tidak demikian dengan Liverpool. Manajer Jurgen klopp justru merasa puas dengan jalannya pertandinga tersebut, dimana performa para pemainnya sangat memuaskan menurutnya.

“Saya sendiri tak yakin, apakah bahagia adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya sekarang ini, namun satu hal yang jelas, saya puas pada penampilan karena pemain melakukannya tugasnya sangat baik melawan tim yang benar-benar kuat. Dalam beberapa menit mereka menebar ancaman, tapi mereka tidak sekuat biasany, dan menurut saya, hal tersebut karena para pemain kami bermain bagus. ”

“Kami memberikan sinyal penting untuk fans bahwa kami masih ada. Kami kalah di sejumlah laga dan tidak tampil bagus. Menurut saya, kekuatan luar biasa yang dimiliki klub ini harus terus ditingkatkan. Tidak semuanya buruk karena Anda kalah di pertandingan. Respon yang ditunjukkan oleh para pemain sangat luar biasa. Mari lakukan yang terbaik. Kami akan berjuang untuk setiap poin, dan saya rasa, semua orang tahu akan hal tersebut.” katanya kepada BT Sport.

David Luiz Mengaku Tak Pernah Latihan Free Kick

David Luiz Mengaku Tak Pernah Latihan Free Kick

Bek asal Brazil itu mengaku sedang tidak berada dalam kondisi terbaik untuk mengasah skill tendangan bebasnya, jadi dia sama sekali tidak melakukan latihan tendangan bebas sebelum berhasil mencetak gol tendangan bebas ke gawang Liverpool.

Chelsea gagal melanjutkan catatan kemenangan beruntun mereka setelah hanya bermain imbang kontra Liverpool dinihari tadi (01/02) waktu setempat di Anfield. David Luiz menjadi satu-satunya pencetak gol dari pihak Chelsea lewat situasi Set Piece, namun sang pemain sendiri mengaku bahwa dirinya tak pernah mengasah kemampuan tendangan bebas sebelumnya.

Seperti diketahui, Anfield Stadium dipenuhi para pendukung Liverpool dalam lanjutan Premier League tengah pekan ini, mengingat tim kesayangan mereka tengah merancang strategi untuk dapatkan momen yang tepat sebagai laga comeback. Ya, The Reds berhadapan dengan Chelsea, yang merupakan tim pemuncak klasemen sementara premier league musim ini.

Pertandingan super big match itu sendiri berkesudahan dengan skor imbang 1-1, dimana kedua tim terpaksa harus berbagi poin. Namun, terlepas dari hasil akhir, patut diacungi jempol gol pembuka laga yang dicetak oleh David Luiz. Bek Chelsea ini menjebol gawang Simon Mignolet lewat tendangan bebasnya.

Namun, fakta unik terungkap setelah David Luiz angkat bicara mengenai gol tersebut, dimana ternyata dia tidak pernah mengasah kemampuan tendangan bebas sebelumnya. Hal ini bukan tanpa alasan, situasi pada lututnya mengharuskan Luiz untuk tidak mencoba mengasah skill Free Kicknya dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya pikir kadang Anda harus mencoba kejutan. Saya tidak dalam momen terbaik untuk mengambil tendangan bebas karena lutut saya tidak begitu bagus jadi saya tidak banyak latihan. Saya pikir tendangan bebas adalah otomatis dan Anda butuh latihan tapi kadang di pertandingan Anda harus merasakan permainan dan melihat kesempatan.” kata Luiz kepada BT Sport.

Andrea Ranocchia Senang Dipinjamkan ke Hull City

Andrea Ranocchia Senang Dipinjamkan ke Hull City

Defender asal Italia itu didatangkan The Tiger dengan status pinjaman sampai akhir musim nanti. Sang pemain sendiri mengaku senang karena bisa mencicipi Liga Primer Inggris yang menurutnya adalah Liga terbaik dunia saat ini. Dia siap memberikan yang terbaik bagi Hull City.

Andrea Ranocchia, bek Internasional Italia ini akhirnya dilepas Inter Milan setelah lebih sering menepi dari tim utama. Sang pemain dilepas ke Liga Primer Inggris untuk bermain bagi Hull city. Setelah resmi berkostum The Tiger, Rannochia sendiri mengaku senang.

Sebagai informasi, bek berusia 28 tahun tersebut merapat ke Inter Milan sejak tahun 2010 silam, usai ditebus dari Genoa. Dia sempat lebih dulu dipijamkan ke genoa selama satu musim sebelum akhirnya ditarik kembali oleh Inter Milan. Sebenarnya, sang pemain sempat menjadi pilihan utama La Beneamata, namun sejak awal musim ini, dia justru terpinggirkan dari skuat utama.

Akhirnya, demi memberikan kesempatan bermain yang lebih banyak bagi sang pemain, Inter kemudian meminjamkannya ke Liga Primer Inggris, setelah tercapainya kesepakatan dengan Hull City. Nantinya, Ranocchia akan menghabiskan waktu selama enam bulan bermain bagi The Tiger. Terkait kepindahannya ini, Ranocchia pun mengaku antusias.

”tentu saja, saya merasa senang karena bisa berada di sini, dan saya sudah siap untuk bermain. Bukan sebuah keputusan yang sulit untuk datang ke Hull, karena saya tahu bahwa tim ini bermain di liga terbaik dunia, jadi tentu saya senang memiliki kesempatan bermain di sini”

Saya ingin memiliki kontribusi yang besar bagi tim dan tentu ini adalah kesempatan yang besar bagi saya untuk bisa bermain di ajang Premier League. Liga ini terkenal di seluruh penjuru dunia, dan saya telah menyaksikan tiga laga terakhir Hull, pelatih di sini sangat baik, tim juga punya sejumlah pemain yang bagus” Ujarnya sebagaimana dilansir laman resmi Hull City.

Kalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan Scudetto

Kalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan ScudettoKalahkan Inter, Juve Akan Semakin dekat Dengan Scudetto

Pendapat itu datang dari striker anyar Bianconneri, Gonzalo Higuain, dimana pemain asal Argentina mengakui kehebatan Inter Milan yang sukses catatkan kemenangan beruntun dalam beberapa pertandingan terakhir.

Juara bertahan Serie A Italia, Juventus, akan berhadapan dengan inter milan pada Giornata ke-23 akhir pekan ini. Jelang pertandingan tersebut, Bianconneri dipercaya akan semakin dekat dengan Scudetto jika berhasil mengalahkan tim arahan Stefano Pioli nantinya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Juventus duduk di peringkat pertama klasemen sementara dengan keunggulan tiga poin dari rival terdekatnya, AS Roma dan masih punya satu pertandingan yang dimainkan. Sementara Nerazzurri berada dalam tren apik menyusul rentetan tujuh kemenangan beruntun sehingga membuat tim arahan Stefano Pioli berada di peringkat ke-4.

Performa gemilang yang ditunjukkan Inter Milan dalam beberapa pekan terakhir membuat Buffon menyanjung sang rival. Terkait hal ini, striker ayar Juve, Gonzalo Higuain sependapat dengan Buffon, dengan mengakui Inter sebagai kekuatan yang harus diwaspadai. Tapi, menurutnya, jika sukses kalahkan La Beneamata, maka Juve akan semakin dekat dengan scudetto keenam beruntun.

“Pujian Buffon kepada Inter memang benar adanya. Tetapi, jika kami memang berhasil mengalahkan mereka pada pertemuan akhir pekan ini, itu akan menjadi batu loncatan besar bagi kami untuk memenangi Scudetto. Ini akan menjadi laga yang sulit. Penting untuk bertanding dengan sikap yang tepat. Mereka adalah tim yang hebat, punya sejarah yang besar dan telah memenangkan banyak trofi, mereka pantas mendapatkan respect,” ungkap Higuain dalam jumpa pers.

Adapun, Gonzalo Higuain sendiri menampilkan performa yang gemilang musim ini, dia mencetak 15 goil dari 21 penampilan di Serie A Italia, menjadikannya sebagai topksor sementara bersama Mauro Icardi (Inter) dan Edin Dzeko (Roma).

Leicester City resmi Datangkan Molla Wague

Leicester City resmi Datangkan Molla Wague

Bek tengah asal Mali itu didatangkan dari Udinese, tentu saja, atas Seizin dari Granada yang merupakan klub pemilik sang pemain, Wague sendiri mengaku senang karena direkrut Manchester city, dan dia tak sabar segera memulai tantangan di Liga Primer Inggris bersama dengan Sang Juara bertahan.

Deadline day pada bursa transfer musim dingin tahun ini sangat dimanfaatkan sejumlah klub, termasuk salah satunya juara bertahan Premier League, Leicester City. Ya, The Foxes baru saja mencapai kata sepakat untuk bek tengah asal Mali bernama Molla Wague, tepat di hari terakhir bursa transfer musim dingin ini.

Sebagaimana diketahui, Leicester City memang tengah berada dalam tren yang tidak bagus. Berstatus sebagai juara bertahan, The Foxes faktanya hanya menempati peringkat ke-15 klasemen sementara, dan musim ini, dipastikan mereka berjuang terhindar dari Jurang degradasi. Tak Ayal, situasi ini memaksa pihak manajemen klub mendatangkan amunisi anyar pada kesempatan bursa transfer musim dingin.

Setelah sempat dikaitkan dengan sejumlah nama pemain, pada akhirnya tim arahan Claudio Ranieri ini mendatangkan sosok yang justru tidak pernah dikaitkan dengan mereka, dia adalah bek tengah asal Mali, Molla Wague. Ya, pemain berusia 21 tahun itu didatangkan dari Udinese, namun atas izin dari Granada yang merupakan pemilik asli dari sang pemain.

Molla Wague nanti bermain sebagai pinjaman selama setengah musim atau sampai akhir musim nanti. Sang pemain sendiri mengaku senang karena berkesempatan menjajal Liga Primer Inggris.

“Saya senang berada di Leicester City dan tak sabar untuk segara bermain. Ini adalah klub yang luar biasa dan saya senang untuk memiliki kesempatan mempertunjukkan kemampuan saya di Liga Primer bersama sang juara.”

“Saya selalu ingin bermain di Inggris jadi saya tak sabar untuk menatap ke depan dan mengenal rekan baru saya dalam beberapa pekan ke depan. Saya akan bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan saya dan ketika itu tiba, saya harap saya bisa memberikan segalanya untuk membantu tim.” ujarnya kepada laman resmi klub.

Lionel Messi, Ancaman terbesar bagi Atletico Madrid

Lionel Messi, Ancaman terbesar bagi Atletico Madrid

Hal tersebut dituturkan oleh manajer Los Rojiblancos sendiri, dimana menurutnya, absensi Iniesta dan Sergio Busquets pada partai nanti sama sekali tidak mempengaruhi performa bagus Barcelona, karena masih ada Lionel Messi, serta dua penyerang andalan lainnya.

Barcelona, sang juara bertahan la Liga Spanyol ini akan segera berhadapan dengan Atletico Madrid dinihari nanti (02/02) pada laga bertajuk Leg Pertama babak semifinal Copa Del Rey. Jelang pertandingan tersebut, pentolan Klub Catalan, Lionel Messi, dianggap sebagai ancaman yang paling berbahaya bagi Atletico madrid.

Seperti diketahui, RFEF memang telah mengumumkan hasil drawing atau undian dari babak semifinal copa Del Rey musim ini. Hasilnya, Barcelona sebagai juara bertahan kompetisi dalam dua edisi terakhir akan menjumpai salah satu rival terberat mereka, Atletico Madrid. Leg pertamanya sendiri akan berlangsung pada Kamis dinihari nanti (02/02) waktu setempat di Estadio Vicente Calderon.

Jelang laga tersebut, tim arahan Luis Enrique berada di situasi yang kurang sempurna, karena dua pemain andalan mereka, Sergio Busquets dan Andres Iniesta dipastikan tidak bisa ikut bermain dalam partai nanti. Terkait hal tersebut, pelatih atletico Madrid, Diego Simeone, menolak anggapan bahwa Barca akan bermain buruk tanpa dua penggawa andala mereka itu.

Bagi sang Entrenador, selama masih ada Lionel Messi, juga dua penyerang andalan mereka, Neymar dan Suarez, Barcelona masih akan tetap memainkan performa yang bagus.

“Absensi dari iniesta dan busquets akan membuat lini tengah mereka bermain dengan karakter yang berbeda, namun mereka masih punya banyak opsi di lini tengah. Namun itu tidak akan mengubah perfirma mereka, terutama karena tiga pemain di depan”

”Messi, dia bermain dimana dia bisa melakukan hal yang paling berbahaya, dan itu sulit untuk dihentikan. Kami menghadapi tim terbaik dunia, dengan para pemain fantastis, siapapun dari mereka yang bermain. Mereka punya tiga pemain depan yang bisa menentukan 80 persen apa yang akan terjadi di atas lapangan” Ujar Simeone dalam jumpa pers jelang laga.

Liverpool Sepakat Lepas Mamadou Sakho

Liverpool Sepakat Lepas Mamadou Sakho

Gelandang Internasional Prancis itu sepakat untuk merapat ke Crystal Palace sebagai pemain Pinjaman. Adapun, the Palace telah membayar sebesar 2 Juta Poundsterling untuk masa peminjaman selama setengah musim atau sampai akhir musim nanti.

Liverpool tidak terlalu banyak beraktifitas pada bursa transfer musim dingin tahun ini, alih-alih mendatangkan pemain anyar, The Reds justru melepas salah seorang pemain mereka yang berasal dari Prancis, Mamadou Sakho. Ya, gelandang berusia 26 tahun itu resmi dilepas ke Crystal Palace sebagai pemain pinjaman.

Sebagai informasi, gelandang Internasional Prancis ini didatangkan Liverpool pada bursa transfer musim panas tahun 2013 silam. Namun, dia memang jarang mendapatkan kesempatan tampil sejak awal musim ini, alasannya adalah, berdasarkan kabar yang beredar, Sakho memiliki masalah serius dalam kedisiplinannya bersama klub. Hal ini kemudian membuat manajer Jurgen Klopp geram, lalu menepikannya dari skuat utama Tim Marseyside.

Nah, setelah ditepikan selama kurang lebih setengah musim, kini Sakho bisa menatap awalan baru, karena dia dipastikan akan melanjutkan kampanye musim 2016/17 ini bersama dengan klub anyar, Crystal Palace. Ya, Liverpool telah sepakat untuk melepas gelandang Internasional Prancis tersebut dengan Crystal Palace sebagai tujuannya.

Tim arahan Sam Allardyce sepakat untuk membayar sebesar 2 Juta Poundsterling demi mendapatkan jasa sang pemain. Namun, kepindahannya ini tidak bersifat permanen, melainkan sementara atau pinjaman, setidaknya sampai akhir musim nanti. Adapun, dalam perjanjian kedua pihak, terdapat klausul penebusan secara permanen di akhir musim nanti.

Ini adalah kesempatan bagi Sakho untuk membuktikan kualitasnya lagi setelah ditepikan selama setengah musim karena masalah indisipliner. Selama membela Liverpookl, Sakhor sendiri telah mencatatkan 80 penampilan di semua ajang dan mencetak tiga gol diantaranya.

Steven Gerrard Akan Jadi Manajer Hebat bagi Liverpool

Steven Gerrard Akan Jadi Manajer Hebat bagi Liverpool

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang mantan pemain Liverpool, Luis Garcia. Menurutnya, Gerrad memiliki semua syarat untuk menjadi manajer hebat bagi The Reds, dia yakin, dalam beberapa tahun ke depan, legenda sepakbola inggris itu akan menjadi manajer Tim Marseyside.

Steven Gerrard, Legenda Liverpool ini belum lama telah resmi dipekerjakan mantan klubnya tersebut untuk menangani tim akademi. Dipercaya bahwa itu adalah peran awal yang harus dilalui Gerrard sebelum benar-benar mejadi pelatih tim utama The reds dalam beberapa tahun mendatang.

Seperti diketahui, Gerrard telah menghabiskan nyaris seluruh perjalanan karirnya di dunia sepakbola bersama dengan Liverpool. Sebelum gantung sepatu pada tahun 2016 kemarin, Gerrard sempat membela LA Galaxy selama kurang lebih 18 bulan. Kemudian, sejak awal tahun 2017 ini, sang legenda kembali ke Liverpool, dimana dia ditunjuk untuk menangani tim akademi klub Marseyside.

Semua orang menyambut positif kembalinya sang legenda ke Anfield, meski dengan pekerjaan yang berbeda. Dan salah seorang mantan pemain Liverpool, Luis Garcia, berpendapat bahwa peran tersebut hanyalah langkah awal bagi Gerrard untuk mejadi manajer hebat Liverpool di masa mendatang.

”Memiliki seorang Stevie di Tim akademi bakal menghadirkan impak yang besar, karena dia adalah seorang yang punya karakter sangat penting bagi Klub ini. Saya sendiri yakin bahwa klub akan sangat senang karena bisa memilikinya lagi, dan saya tidak melihat adanya alasan yang akan menghalangi tekadnya untuk jadi manajer klub suatu saat nanti”

”Kita akan segera melihat dia duduk di kursi pelatih beberapa tahun mendatang, pertama sebagai assisten, kemudian sebagai manajer” Demikian ungkap sosok yang pernah membawa Liverpool juarai Liga Champions Eropa pada tahun 2005 silam.

Ramalan Skor Dan Prediksi Bola